Etika Marketing Menurut Perspektif Islam

1 min read

Pengertian Etika Pemasaran Dalam Islam

Etika Pemasaran dalam islam yaitu adalah suatu upaya dalam menjaga hukum islam dalam kegiatan berekonomi. Dalam melakukan pemasaran tentu memiliki etika, seorang pelaku ekonomi bukan saja melakukan kegiatan ekonomi dengan mencari keuntungan yang berifat duniawi saja, namun perlu memperhatikan nilai nilai islam, seperti seorang penjual boleh mengikuti perkembangan serta persaingan pasar namun harus tetap memperhatikan etika serta tatacara perdagangan dalam islam. .

Karakteritik Pemasaran Sesuai Syariah

  • Ketuhanan (rabbaniyah)

Sebagai seorang marketer haruslah memiliki keimanan yang tinggi karena pemasaran memiliki potensi yang sangat besar dengan penipuan, korupsi serta sumpah palsu. maka ketika ia memiliki keimanan yang tinggi, ia tidak akan melakukan dosa dosa dalam melakukan pemasaran.

  • Etis (akhlaqiyyah)

Seorang marketer harus mengedepankan nilai moral dan etika dalam melakukan pemasaran.

  • Realistis (al-waqi’yyah)

Sebagai seorang marketer haruslah memiliki sifat profesional yaitu bekerja dengan mengedepankan nilai nilai islam contohnya adalaha kesalehan dan kejuuran. Kemudian dari sisi lain yaitu seorang marketer haruslah berpenampilan rapi, juga bersahaja dan tidak kaku dalam pergaulan

  • Humanistis (insaniyyah)

Syariat islam adalah insaniyah, yaitu diciptakan tanpa memandang ras, suku dan budaya.

Etika Syariah dalam Marketing Mix : Product

  • Produk : Dalam proses produksi serta pengembangan produk hendaklah memasukan unsur serta elemen ruhaniah.
  • Prinsip syariah dalam penentuan produk:
    • Produk Halal dan tidak merusak pikiran calon konsumen
    • Produk memiliki wujud yang nyata
    • Produk dikirim setelah terjadinya penjualan

Etika Syariah dalam Marketing Mix : Price

  • Tidak diperbolehkan untuk mengubah harga tanpa diiringi dengan perubahan kualitas dan kuantitas produk
  • Melarang propaganda dan publikasi mengenai posisi permintaan yang tinggi yang sebenarnya tidak terjadi permintan.
  • Harga sewaktu waktu akan berubah dan itu boleh karena etika syariah memungkinkannya untuk terjadi

Etika Syariah dalam Marketing Mix : Promotion

  • Diharamkan melakukan promosi dengan bentuk pernyataan palsu, kesaksian palsu dan tuduhan tak berdasar.
  • Tidak dibolehkan melebih lebihkan keunggulan produk yang pada kenyataanya hal itu tidak dimiliki oleh produk.
  • Dalam promosi produk memiliki etika yaitu dengan mengikui aturan berikut:
    • Mencegah tejadinya promosi yang bersifat menipu dan palsu
    • Menghindari terjadinya taktik penjualan yang menyesatkan;
    • Menghindari promosi penjualan yang menggunakan penipuan atau manipulasi.

 

Etika Syariah dalam Marketing Mix : Place

  • Tujuan dari distribusi harus menghasilkan manfaat dalam menaikan kesetaraan hidupo yang tentunya bersifat etis.
  • Mengikuti prinsip-prinsip berikut :
    • Tidak melakukan pembohongan serta manipulasi mengenai ketersediaan produk;
    • Proses pemasaran dilakukan dengan tidak ada unsur keterpaksaan ke calon konsumen;
    • Tidak mempengaruhi reseller dalam penanganan produk.
  • Saluran distribusi tidak seharusnya menyusahkan pelanggan akhir.

Etika Pemasar Sesuai Syariah

  • Memiliki kepribadian spiritual (takwa)
  • Berprilaku baik dan simpatik (Shiddiq)
  • Berprilaku adil dalam bisnis (Al-Adl)
  • Bersikap melayani dan rendah hati (Khidmah)
  • Menepati janji dan tidak curang
  • Jujur dan terpercaya (Al- Amanah)
  • Tidak suka berburuk sangka (Su’uzh-zhann)
  • Tidak suka menjelek-jelekkan (Ghibah)
  • Tidak melakukan sogok (Riswah)

 

 

Oleh: Isnatul Fitria, Mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah, STEI SEBI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *