Jenis Dan Kegiatan Bank Syariah

1 min read

Pengertian Bank Syariah

Bank syariah adalah bank yang tidak beroperasi dengan tidak bergantung pada bunga. Dalam definisi lain juga menyebutkan bahwa bank syariah adalah lembaga perbankan yang selaras dengan sistem nilai etos islam. Dengan kata lain bank syariah ialah operasional dan produknya dikembangkan berdasarkan kaidah -kaidah fiqih.

Bank Syariah sendiri terdiri atas Bank Umum Syariah dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah. Perbedaan pokok diantara keduanya adalah bahwa BankPpembiayaan Rakyat Syariah yang dalam kegiatan tidak melakukan pemberian jasa didalam lalu lintas pembayaran, sedangkan Bank Umum Syariah adalah Bank Syariah yg dalam kegiatan usahanya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran seperti yang telah dijelaskan dalam Pasal 5 Ayat (2) Undang- Undang No 10 Tahun 1998.

Kegiatan Bank Syariah

Adapaun pengaturan kegiatan usaha yang dijalankan Bank Umum Syariah telah dimuat dalam Undang -Undang Perbankan Syariah. Pada hal dijelakan kegiatan usaha Bank Umum Syariah sebagai berikut :

  • Menghimpun suatu dana dalam bentuk giro, tabungan, atau bentuk lainnya yang telah dipersamakan dengan itu berdsarkan akad wadi’ah atau akad lain yang tidak berselisih atau bertentangan dengan prinsipn syariah (penjelasan yang dimaksud adalah akad wadi’ah adalah akad penitipan barang atau uang antara pihak yang mempunyai barang atau uang dan pihak yg akan diberikan kepercayaan dengan tujuan keselamatan, keamanan dan keutuhan barang.

 

  • Menghimpun dana dalam bentuk suatu investasi berupa deposito, tabungan, atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan berdasarkan akad mudhorobah atau akad yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah.( penjelasan yang dimaksud dengan akad mudhorobah dalam akad menghimpun dana adalah akad kerja sama antara dua pihak, pihak pemilik dana dan  pihak yang mengelola dana, dan membagi keuntungan sesuai akad yang sudah ditentukan dua pihak.

 

 

  • Meyalurkan pembiayaan bagi hasil berdasarkan akan mudhorobah, akad musyarakah atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syaiah ( penjelasan yang dimaksud akad mudhorobah dalam pembiyaan adalah akad kerja sama suatu usaha yang dimana pihak pertama menyediakan modal sedangkan pihak kedua mengelola dana dari modal pihak pertama dalam bentuk usaha, untuk pembagian sesuai kesepakatan dan untuk kerugian Bank Syariiah yang menanggung, kecuali kedua pihak melakukan kesalahan dengan sengaja.

 

  • Menyalurkan pembiayaan berdasarkan akad mudharabah, akad salam, akad istishna atau akad lainnya yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah ( penjelesan yang dimaksud ialah akad mudhorobah adalah akad pembiyaan suatu barang dengan menegaskan harga belinya kepada pembeli dan pembeli akan membayarnya dengan harga yang lebih sebagai keuntungan yang telah disepakati.

 

  • Menyalurkan pembiyaan berdasarkan akad qardh atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip islam. ( penjelasan yang dimaksud dengan “akad qardh” adalah akad pinjaman dana kepada nasabah dengan ketentuan bahwa nasabah wajib mengembalikan dana yang diterimanya pada waktu yang telah disepakati.

 

  • Menyalurkan suatu pembiyaan penyewaan barang bergerak atau tidak bergerak kepada nasabah berdasarkan akad ijarah ataupun sewa beli dalam bentuk ijarah muntahiyah bittamlik ataupun akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah.

 

Dari jenis dan kegiatan bank syariah di atas bisa disimpulkan bahwasanya, bank syariah menjalankan suatu kegiatan dalam semua transaksi dengan akad- akad yang tidak bertentangan dengan hal yang lewat dari prinsip syariah dan Oleh karena melakukan transaksi di bank syariah merupakan cara untuk mengurangi dari hukum nya Riba.

 

 

 

Oleh: Muhammad fahmi ikhsan, Mahasiswa STEI SEBI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *