Mengenal Istri-istri Rasulullah Saw

4 min read

  • Khadijah binti Khuwalid bin Asad bin Abdul Uza bin Qushay bin Kilab

Sebelum menikah, khadijah adalah milik waraqoh bin naufal namun tidak terjadi pernikahan antara keduanya. Namun kemudian Khadijah di nikahi oleh abu halah, namanya hindun. Ada juga yang mengatakan namanya malik  bin an Nabas dan lahir nya hindun dan halah, keduanya laki laki. Setelah itu dia dinikahi oleh Atiq bin Aidz al mukhzumi, dan darinya lahir hindun.

Selanjutnya dia dinikahi oleh Rasulullah saw. Ketika dinikahi rosulullah saw Khadijah berusia empat puluh tahun, dan dia meninggal tujuh tahun setelah Rausulullah saw di utus menjadi nabi. Ada yang mengatakan sepuluh tahun setelah kenabian, dan pendapat inilah salah satunya istri yang di nikahi rosulullah saw, sampai meninggal. Dia saat itu berusia tujuh puluh lima tahun.

  • Saudah binti Zam ah bin Qais bin Abdu as Syams

Dia telah lama masuk islam dan ikut dalam pembaiatan. Sebelumnya, dia adalah istri sepupunya, as syakran bin amr, yang juga atelah memeluk islam. Mereka berdua tekah hijrah ke tanah habsyi pada waktu hijrah kedua. Ketika pulang ke mekah suaminya meninggal. Ada juga yang mengatakan bahwa suaminya meninggal di habsyi. Setelah dia menerima lamaran rosulullah, maka rosulullah saw hijrah bersamanya ke madinah. Ketika Rasulullah saw hendak menalaknya, dia meminta agar beliau tidak melakukanys dan membiarkanya sebagi istri beliau serta menjadikan malamnya untuk Aisyah, saudah meninggal pada bulan syawall tahun 54 hijriah.

  • Aisyah binti Abu Bakar ash Shiddiq

Sebelum menikah denga rosulullah, aisyah telaha di jodohkan dengan jubaair bin math am, kemjudian Rasulullah saw, melamarnya dan abu bakar ketika itu berkata “ Wahai Rasululullah biarkan saya melepasnya dari jubair dengan cara baik baik”. Kemudian Rasulullah saw. Menikahinya di mekkah pada bulan syawal dua tahun sebelum hijrah. Ada yang mengatakan tiga tahun sebelum hijrah. Saat itu dia aisyah berusia 6 tahun, dan Rasulullah saw. Tinggal bersama aisyah di madinah ketika Aisyah berusia 9 tahun. Dia tinggal bersama Rasulullah saw. Selama 9 tahun dan setelah itu Rasulullah saw, meninggal sata dia aberusia 18 tahun, Rasulullah saw, tidal pernah menikahi seorang perawan kecuali Aisyah, dia meninggal pada tahun 57 hijriah, dan ada juga yang mengatakan 58 hijriah, pada saat dia mendakati usia 70 tahun, dia berwasiat untuk di makmkan di baqi dengan ummul mu’min lainya. Abu hurairah menyaltinya pada saat khalifah marwan berada di madinah.

  • Hafshah binti Umar bin Khathab

Dia adalah istri khunas bin Hadzafah as shami. Dia hijrah bersama suaminya ke madinah. Namun setelah hijrah, suaminya meninggal di hadapan Rasulullah saw. Setelah kembali dari perang badar, kemudian Rasulullah saw. Menikahionya dan menalaknya, namun jibril mendatanngi rasulullah saw, dan berkata, “ Allah menyuruhmu untuk merujuk hafshah sesungguhnya dia seorang yang banyak berpuasa dan banyak beribadah,” Maka rasulullah saw merujuknya, ada juga yang mengatakan bahwa rasulullah saw, meragukan menalaknya  dan tidak jadi melaksanakanya.

  • Ummu Salamah

Nama aslinya hindun binti abu umayah, dan nama abu umayyah adalah suhail. Sebelumnya dia adalah istri abu salamah bin Abdul Asad. Mereka hijrah ke tanah habsyi dua kali hijrah. Disana ummu salamah melahirkan jainab, salamah, umar dan durrah. Kemudian abu salamah wafat wafat pada bulan jumadil akhir tahun ke empat hijiriah, dan Rasulullah saw. Menikahi ummu salamah pada malam malam terakhir bulan syawal tahun 4 hijriah. Ummu salamah meninggal pada tahun 59 hijriah, ada yang mengatakan juga meninggalnya pada gtahun 62 hijriah dia meninggal pada usia 84 tahun dan di kuburkan di baqi.

  • Ummu habibah

Nama aslinya Ramlah binti abu sufyan bin harb. Sebelumnya dia adalah istri ubaidilah bin jahsy bin riyab, dan darinya dia melahirkan habibah, Ubaidillah hijrah bersama ummu habibah ke habsyi pada hijrah kedua. Kemudian ubaidillah memeluk agama nasrani dan keluar dari islam serta meninggal di sana, sedangkan ummu habibah tettap istiqomah dengan islam dan hijrahnya. Rasulullah saw, mengutus amru bin umayyah ad- dahmari pergi kanya untuk beliau. Peristiwa itu terjadi pada tahun 7 hijriah. Kemudian an najasyi meminta maskawin kepada Rasulullah saw sebesar 400 dinar dan mengutusnya ummu habibah bersama sarhabil bin hasanah. Ada yang mengatakan bahwa dia mewakilkan kepada khalid bin su aid dan menikahkanya, ada juga pendapat yang mengatakan bahwa ummu habibah datang ke madinah kemudian Rasulullah saw melamarnyaa dan dinikahkan oleh utsman bin affan.

  • Zainab binti Jahsyin bin Riab bin Ya’mur bin Shabrah bin Murrah bin Kabir bin Ghanam bin Ibnu Daudan

Ibunya bernama umaimah binti abdul muthalib, bibib rasulullah saw. Sebelumnya dia adalah istri zaid bin haritsah. Dia termasuk wanita yang ikut berhijrah. Rasulullah saw menikahinya di madinah pada tahun 5 hijriah. Dan dia meninggal pada tahun 20 hojriah saat usianya 53 tahun.

  • Zainab binti khuzaimah bin al harits bin abdullah bin amru bin abdu manaf bin hilal bin amir bin sha sha ah

Pada jaman jahiliah dia di beri nama ummu al masakin karena dia seorang pemberi makanan kepada orang orang miskin. Sebelumnya dia adalah istri thufail bin al haris kemudia di talak, lalu dinikahi oleh adik mantam suaminya yang bernama ubaidah bin al harits tetapi dia terbunuh pada perang badar sebagai syahid, azhari berkata bahwa dulu dia adalah istri abdullah bin jahsy yang terbunuh pada perang uhud, kemudian dinilkahi oleh Rasulullah saw, pada bulan ramadhan di awal awal bulan ke 31 hijriah. Dia tinggal bersama rasulullah saw, selama 8 bulan dan meninggal pada akhir bulan rabiul akhir, di awal bulan ke 39 hijriah, dan di makamkan di baqi.

  • Juwairiah binti al harits bin abu dhirar

Dia adalah salah seorang tawanan pada perang bani Thaliq. Sebelumnya dia adalah istri masafi bin shafwan. Dalam riwayat lain shafwah bin malik. Dia adalah bagian tsabit bin qais bin syams dan melelangnya, rasulullah saw. Membayarnya dan menikahinya peristiwa ini terjadi pada bulan syaban tahun ke 7 hijriah. Nama aslinya adalah barrah kemudian Rasulullah saw menamainya juawairiah, ketika orang orang mendengar peristiwa ini mereka mengirimkan tawan tawanan yang ada di tangan mereaka dan seratus ahlaul bait memerdekakan tawan taawanan tersebut dengan cara menikahi mereka.

  • Shafiah binti Huyay bin Akthab bin Saiyah bin Amir

Dia termasuk cucu harun bin imran, dia dinikahi oleh kinanah bin ar rabi bin al haqiq, namun perang khaibar rasulullah saw. Menawanya  kemudia dia masuk islam dan di merdekakan oleh Rasulullah saw. Sebagai mahar kawin nya. Dia meninggal pada tahun 50 hijriah. Dalam riwayat lain 52 hijriah aja juga yang menyebutkan 36 hijriah dan di makamkan di baqi.

  • Raihanah binti Zaid bin Amru bin Khitaqah

Dia berasal dari bani nadhir, berdasarkan pendapat ibnu sa’ad. Sedangkan al kalb berkata bahwa dia adalah ruhanah binti sam’un bin zaid. Sebelumnya dia adalah istri al haqim. Rasulullah saw. Menawanya lalu memerdekakanya dan menikahinya pada tahun ke 6 hijriah.

 

  • Maimunah binti Al Harits bin Hazn bin Buzair bin Al Huzam Al Hilaliyyah

Dia di nikahi oleh mas ud bin amru ats tsaqafi pada masa jahiliah kemudian di cerai. Lalu dinikahi oleh ruham bin abdul uza namun wafat tidak lama kemudian. Setelah itu dinikahi oleh Rasulullah saw di sarif. 10 mil darimkota mekkah pada tahun 7 hijrih di umratul qodriyyah, dialah wanita wanita terakhir yang di nikahi oleh R (Afifi, 2007)asulullah saw. Allah swt menakdirkanya meninggal di suatu tempat di man Rasulullah saw tinggal bersamanya dan di makamkan nya juga di sana, dia meninggal pada tahun 61 hijriah.

 

Oleh: Sansan Sadikin Mahasiswa STEI SEBI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *