Pengertian Negosiasi Dan Tata Cara Negosiasi Dalam Islam

1 min read

Dalam kehidupan sehari-hari kita sebagai manusia yang berinteraksi dengan manusia lain pastilah kita sering menjumpai beberapa perselisihan, baik itu perselisihan yang mudah dan bahkan ada perselisihan yang sulit hingga ke meja hijau pengadilan, oleh karena itu kita sebagai manusia yang diberikan fikiran oleh allah dapat berfikir untuk menyelesaikan perselisihan itu dengan melakukan negosiasi.

Sebelum lebih dalam membahas judul kita kali ini alangkah baiknya kita mengerti terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan negosiasi menurut kamus besar bahasa indonesia dan para ahli.

Pengertian Negosiasi Menurut Ahli

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), negosiasi adalah proses tawar-menawar dengan jalan berunding guna mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak (kelompok atau organisasi) dan pihak (kelompok atau organisasi) yang lain.

1. Jackman

Negosiasi adalah satu di antara proses yang terjadi antara dua pihak atau lebih yang pada awalnya yang memiliki pemikiran yang berbeda hingga akhirnya dapat mencapai kesepakatan.

2. Hartman

Negosiasi merupakan suatu proses komunikasi yang di mana dua pihak masing-masing dengan suatu tujuan dan sudut pandang mereka sendiri berusaha akan mencapai kesepakatan yang memuaskan kedua belah pihak tersebut mengenai masalah yang sama.

3. Oliver

Negosiasi merupakan sebuah transaksi di mana kedua belah pihak akan mempunyai hak atas hasil akhir.

Langkah langkah bernegosiasi

1. Persiapan

Dalam setiap acara yang ingin dilakukan pastilah langkah pertamanya adalah persiapan, karena dengan persiapan berarti kita telah benar benar siap melakukan hal tersebut, dalam negosiasi pun ada persiapan seperti persiapan waktu (jamberapa kita melakukan negosiasi), tempat (tempat yang cocok melakukan negosiasi), siapa saja pihak yang akan datang ke lokasi tersebut untuk melakukan negosiasi (kita dapat mengundang pihak pihak dang dapat mendukung opini kita) dan juga kita menentukan batna (batas minimal dari kesepakatan kita/pastikan kita selalu memiliki pilihan untuk mundur dari kesepakatan tersebut).

2. Penyusunan

Dengan Penyusunan kita memiliki panduan yang bisa digunakan dan ini sangan penting karena kita menyusun pertanyaan pertanyaan yang akan kita tanyakan kepada pihak lawan bernegosiasi adar dapat berjalan dengan lancar.

3. Pengumpulan data dan tujuan

Pengumpulan data sangatlah penting agar kita mengetahui karakteristik dari pihak lawan negosiasi kita dan juga kita perlu mengetahui tujuan kepentingan nya dan sudut pandang nya.

4. Pilihan strategi untuk win win outcome

Pilihan strageti ini bertujuan agar semua pihak yang melakukan negosiasi merasa telah mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan dan harus saling berkompromi dan saling menghargai pandangan masing masing pihak.

5. Perjanjian

Perjanjian dapat tercapai apabila msing masing pihak terbuka dan saling menghargai pandangan masing masing pihak agar mendapatkan perjanjian sesuai dengan keinginan bersama.

6. Mengimplementasikan perjanjian

Dan yang paling akhir dan paling penting adalah mengimplementasikan perjanjian bersama yang telah disepakati agar di kemudian hari tidak terjadi perselisihan.

Kesimpulan

Ketika melakukan negosiasi tidak selalu mendapatkan titik kesepakatan. oleh karena itu pihak yang melakukan negosiasi haruslah dapat membaca keinginan lawan negosiasinya dan juga mengutarakan keinginan nya dan negosiasi harus dilakukan dengan kepala dingin dan saling menghargai dan dilakukan dengan tatakrama karena dengan begitu negosiasi dapat mencapai kesepakatan akhir yaitu kata “sepakat”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *