Prinsip-prinsip Utama Menghafal AL-Qur’an

1 min read

Perbanyak Tilawah ( Memperbanyak Khatam)

Tilawah Al-quran yang dimaksud disini adalah membaca Al-quran secara lafaz menggunakan mushaf dan bersuara keras. Bukan menilawahi maknanya. Bukan tilawah ayat yang sudah kita hafal tanpa menggunakan mushaf. Bukan pula tilawah dalam hati. Sebab tilawah secara harfiah diartikana membaca dengan suara yang terdengar. Bukan membacanya tanpa menggunakan mushaf atau merenungi ayat-ayatnya dalam hati. Itulah yang tekat diwariskan turun-temurun secara sunnah oleh orang-orang saleh terdahulu. Dari penghafal Al-Qur’an golongan sahabat dan yang datang setelahnya. Ini adalah kunci utama pembuka agar lidah kita terlatih untuk melafalkan lafaz-lafaz Al-Qu’an.

Tajwid yang utama, maqamat Penyempurnanya

Apa itu tajwid? Apa itu maqamat? Tajwid diambil dari kata jawwada yang bermakna memperbagus dan memperindah. Secara istilah, Imam Muhammad bin Al-Jazari dalam manzhumah Jazariyyah-nya mengatakan : “Memberikan setiap huruf haknya atau makhrajnya dan mushtahaknya atau sifatnya, juga mengembalikkan setiap hukum pada huruf aslinya”. Orang yang pertama kali menyusun ilmu tajwid adalah seorang ulama kelahiran maghdad bernama imam Abu Muzahim Al-Khaqani dengan matan-nya yang terkenal, Al-Qashidah Al-Khaqaniyyah. Sedangkan Maqamat secara bahasa berarti posisi. Secara istilah bermakna memosisikan suara pada posisi-posisi tertentu sesuai lagu atau tangga nada.

Guru yang mengarahkan

Inilah langkah berikutnya yang tak kalah penting diambil oleh para penghafal al-qur’an. Sangat prinsip dan fundamental terkhusus dalam hal menghafal Al-qur’an. Menghafal al-quran tidak bisa dihafal tanpa berguru pada orang yang lebih ahli.

Teman yang menguatkan

Ini prinsip berikutnya yang harus dipunya oleh para penghafal kitabullah yang mulia.  Selain memiliki guru yang mengarahkannya, mereka juga mesti memiliki teman yang menguatkan.

Luruskan Niatmu, Tegakkan Tekadmu.

Niat adalah kunci. Tanpa  memiliki niat kita tidak bisa memiliki pintu apapun. Begitu pentingnya bab niat. Niat berbeda dengan tujuan, ia lebih fundamental.  Penghafal Al-Qur’an tetap bisa menghafal Al-Qu’an walau tujuannya berganti-ganti sepanjang niatnya masih kokoh. Sebaliknya seberapa banyaknya list tujuan mengahafal yang ia kumpulkan, selama niatnya tidak kokoh menghujam hati, kegiatan menghafal Al-qur’an tidak akan bisa dilalui secara kontinu. Lantas niat apa yang paling lurus saat kita menghafal Al-Qur’an ? nah niat yang paling tulus ialah niat lillahi Ta’ala.

Bertahap dan tidak terburu-buru

Ini prinsip berikutnya yang harus ditanamkan sejak mula seseorang menghafal Al-Qur’an. Agar ia tidak terburu-buru untuk cepat selesai dan mengkhatamkan hafalannya 30 juz. Letak kehebatan para penghafal Al-Qur’an ada pada ketahanan diri dan jiwanya bersama Al-Qur’an. Baik cepat atau lambat ia menyelesaikan hafalannya. Oleh sebab itu, rumus yang benar adalah  cepat menghafal Al-Qur’an adalah anugerah dari Allah SWT. Namun, cepat-cepat menghafal itu datangnya dari setan. Karena setan suka sekali amalan yang terburu-buru.

Tuliskan Planning Menghafalmu 

Maka saat prinsip ini sudah kita sepakati dan kita tancapkan dalam hati, barulah kita breakdown program dan rancangan hafalan kita sesuai metode yang kita pilih dan gunakan dalam rencana yang matang. Semakin bertahap dan terencana setiap pilihan waktu dan tempat yang kita tentukan, akan makin mencerminkan bahwa kematangan program menghafal kita sangat terukur.

Itulah prinsip-prinsip utama menghafal Al-Qur’an, semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.

 

Referensi

Bashir, S. (2021). KUN BIL QUR’ANI NAJMAN Seni menjadi Bintang Al-Qur’an Ala Sahabat. Jakarta: PT. Elex Meia Komputindo.

https://www.hafalquransebulan.com/5-prinsip-mencapai-kesuksesan-menghafal-al-quran-disertai-keimanan/

https://www.merdeka.com/jabar/16-cara-menghafal-al-quran-dengan-cepat-dan-mudah-cocok-dipraktikkan-untuk-pemula-kln.html

 

 

Oleh: Tiara Sri Wulandari Mhasiswa STEI SEBI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *