Sejarah Munculnya Suara Adzan Sebagai Penanda Waktu Sholat

1 min read

Pengertian Adzan Dalam Islam

Dalam islam sholat adalah kewajiban yang harus dipenuhi karena Ketika di akhirat sana amalan yang paling utama ditanyakan ialah sholat wajib 5. Dalam hal ini maka ada nya penanda waktu sholat wajib yaitu dengan suara adzan, akan tetapi masih banyak yang belum mengetahui sejarah muncul nya adzan.

Azan pada mula nya disyariatkan pada tahun kedua hijriah. Pada suatu waktu nabi Muhammad SAW mengumpulkan para sahabat untuk melakukan musyawarah terkait bagaimana cara memberitahu masuk nya waktu sholat dan mengajak orang ramai agar berkumpul ke masjid untuk melakukan sholat berjmaah.

Tanda-Tanda Memasuki Waktu Sholat Pada Masa Sahabat

Banyak sekali pendapat dari para sahabat, ada yang mengusulkan supaya dikibarkan bendera sebagai tanda waktu sholat sudah masuk. Apabila bendera itu telah berkibar, hendaklah orang yang melihatnya memberitahu kepada umu. Dan ada juga yang mengusulkan dengan cara meniup trompet sebagai tanda waktu masuk nya sholat seperti yang biasa dilakukan oleh pemeluk agama yahudi. Ada lagi yang mengusulkan untuk membunyikan lonceng seperti hal nya yang dilakukann agama nasrani, dan aja juga sahabat yang mengusulkan untuk menyalakan api di tempat yang tinggi supaya tempat tinggal yang jauh bisa melihat tanda asap bahwa sudah masuk sholat dan dapat menghadiri sholat berjama’ah.

Penolakan Pendapat Oleh Sahabat

Semua pendapat tersebut ditolak oleh nabi. Lafal adzan tersebut diperoleh dari hadist tentang asal muasal adzan dan iqomah:

“ Abu Daud mengisahkan bahwa Abdullah bin zaid berkata sebagai berikut: Ketika cara memanggil kaum muslimin untuk sholat dimusyawarahkan, suatu malam dalam tidur ku aku bermimpi. Aku melihat ada seseorang sedang menenteng lonceng. Aku dekati orang itu dan bertanya kepadanya, “ apakah ia bermaksud akan menjual lonceng itu? Jika memang begitu, aku memintanya untuk menjual kepadaku saja”. Orang tersebut justru bertanya ,”untuk apa ?” aku menjawabnya” bahwa dengan membunyikan lonceng itu, kami dapat memanggil kaum muslim untuk menunaikan sholat”. Orang itu berkata lagi,”mau kamu kuajari cara yang lebih baik?dan aku menjawab “ya” dan dia berkata lagi dengan suara yang amat lantang :

  • Allahu Akbar Allahu Akbar
  • Asyhadu alla ilaha illallah
  • Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah
  • Hayya ‘alash sholah(2kali )
  • Hayya ‘alal falah ( 2 kali )
  • Allahu Akbar Allahu Akbar
  • La ilaha illallah

 

Ketika esok nya aku menyampaikan cerita yang ada dalam mimpi tadi ke Nabi Muhammad SAW, lalu dengan cepat mennyetujui kalimat tersebut sebagai panggilan sholat dan menyuruh sahabat tersebut mengajarkan kalimat adzan kepada bilal dan baru dsitulah bilal untuk pertama kali nya melantangkan suara nya dengan kalimat adzan untuk memanggil umat muslim untuk menunaikan sholat wajib berjamaah.

 

Oleh: Muhammad Fahmi Ikhsan, Mahasiswa STEI SEBI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *